Jumat, 03 Februari 2017

Logitech MK235 – Keyboard Nirkabel Tahan Air

Logitech merupakan perusahaan yang memiliki nama besar berkat kualitas perangkat aksesoris komputernya. Di Indonesia sendiri, nama Logitech sudah tidak asing bagi kaum bisnis dan anak muda. Kini, Logitech kembali merilis sebuah produk kombinasi keyboard dan mouse dengan fitur water spill resistant (tahan cipratan air), serta dengan koneksi nirkabel demi menyempurnakan mobilitas pengguna
Design & Display
Logitech MK235  adalah sebuah keyboard yang tampilannya serupa dengan keyboard pada umumnya. Dengan menggunakan sistem pengetikan QWERTY, rasanya semua orang memahami bagaimana cara operasinya. Tak hanya bagian huruf saja, perangkat kombinasi ini juga menyertai tombol panah, angka dan tombol-tombol  lainnya seperti pada keyboard komputer personal. Pada keyboard ini, terdapat pula tombol fungsi yang berjumlah 15. Tombol-tombol fungsi tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai perintah singkat yang dapat Anda kostumisasi dengan sesuka hati.
Untuk urusan desain, Logitech memberikan tampilan eksterior dengan fitur tahan air. Untuk Anda yang mengharapkan pilihan warna selain dari warna hitam, nampaknya Anda harus bersabar karena untuk saat ini perangkat Logitech MK 235 hanya tersedia dalam warna hitam.
Performance & Battery
Cara penggunaan dari perangkat ini sangatlah mudah. Cukup sambungkan USB receiver pada komputer Anda dan ia akan terhubung secara langsung. Jangkauan nirkabel dari perangkat ini pun dapat dibaca hingga 10 meter. Dengan adanya fitur nirkabel, Anda tak perlu lagi repot-repot mengurus kabel-kabel yang menjengkelkan. Selain itu, meja kerja Anda juga akan terlihat semakin rapi yang akan berdampak langsung dengan konsentrasi Anda.
Selain itu, konstruksi dari perangkat ini sudah dibuat dengan sangat spesial. Logitech memberikan fitur water spill resistant agar cangkir kopi atau air putih Anda tidak mempengaruhi keberlangsungan fungsional perangkat.
Penggunaan keyboard Logitech MK235 dapat berlangsung selama 3 tahun, sedangkan untuk mouse bertahan selama 1 tahun. Jika lebih dari itu, Anda harus mengganti baterainya. Siklus tiga tahun penggunaan ini diprediksi dengan jumlah penggunaan 2 juta pijit per tahunnya. Dengan metode penggunaan tersebut, daya tahan baterainya pun dapat berbeda. Semuanya tergantung dari frekuensi Anda memijit keyboard. [bondan]
Specification:
System Requirements: Windows 7, Windows 8, Windows 10 or later, Chrome OS, Linux kernel 2.6+, USB port; Dimensions: 137.5 x 435.5 x 20.5 mm, 475 g with 2x AAA battery (Keyboard), 97 x 61.5 x 35.2 mm, 70,5 g (Mouse); Package Content: Keyboard, Mouse, Wireless Receiver, User Documents, 2 AAA batteries for keyboard, 1 AA battery for mouse; Connection Type: Logitech non-unifying protocol (2.4GHz) with Nano USB receiver; Wireless Range: 10 meters; Wireless Encryption: 128-bit Advanced Encryption Standard (AES) between devices and receiver; Battery: 2x AAA & 1x AA, 36 months battery life

Verdict
+ Desain stylish
+ Daya tahan baterai hingga satu tahun
+ Fitur Nirkabel sangat mempermudah
– Tidak ada variasi warna

Conclusion
MK235 Wireless Keyboard & Mouse Combo menghadirkan solusi yang simpel bagi kalangan pebisnis. Dengan tampilan layaknya keyboard pada umumnya, tak perlu lagi menyesuaikan cara kerjanya. Ditambah lagi dengan fitur nirkabelnya yang membuat semuanya lebih simpel. Cukup hubungkan USB receiver dan ia menjadi rekan kerja Anda yang setia.
Rating: 3 / 5
Price: Rp 319.000

Winterstate – Eyes on the prize, rebuild the nation!

Game yang mengangkat tema kendaraan di dalam permaianan tentu saja tidak melulu soal balapan. Beberapa game di pasar aplikasi memberikan berbagai aksi pertempuran kendaraan bagi para mobile gamer dan yang terbaru adalah Winterstate garapan PlayRaven. Tak hanya memberikanmu berbagai aksi pertempuran game ini juga memberikanmu sebuah permainan strategi dan juga simulasi yang sangat menarik. Seberapa menarik, berikut review dari tim GS.
4
The Gameplay
Saat melihat tampilan dari Winterstate entah kenapa penulis teringat dengan sebuah game jadul berjudul Jackal keluaran Konami unutk platform NES yang dirilis pada tahun 80an. Hal ini mungkin dikarenakan tampilan top down yang digunakan oleh Winterstate sebagai sudut pandang permainan dan juga tema pertempuran kendaraan yang dimilikinya. Di mana kamu mengendalikan sebuah kendaraan perang dan harus menghadapi berbagai musuh dalam berbagai macam bentuk seperti turret ataupun kendaraan perang lainnya. Tentu saja kedua game ini tidak dapat dibandingkan selain karena memang dua game ini sudah sangat berbeda generasi. Winterstate jauh lebih bergaya dibandingkan dengan Jackal terutama soal kualitas grafis yang dimilikinya.
Dalam WInterstate kamu akan diterjunkan dalam setting negara Amerika Serikat yang tengah berada dalam konflik pertempuran. Akibat pemanasan global, bumi dilanda musim dingin berkepanjangan yang membuat bumi membeku. Akibatnya berbagai macam persedian, terutama pangan kian menipis dan Amerika Serikat pun akhirnya terbagai dalam beberapa kelompok penyintas yang harus berjuang hidup dengan menghadapi para bandit dan kelompok penyintas lainnya. Winterstate sendiri merupakan angkatan bersenjata kebanggaan negara tersebut yang memiliki misi untuk mempersatukan seluruh wilayah dan menghentikan kekacauan. Dan bisa ditebak, gamer bakal berperan sebagai kesatuan angkatan perang tersebut dan mengembalikan kembali kesatuan negara Amerika serikat.
95Sebagai sebuah vehicular combat tentu saja hal utama dalam game ini adalah kendaraan perang yang bakal kalian gunakan dalam setiap pertempuran. Ada berbagai macam kendaraan dalam berbagai bentuk dengan kekuatan dan keurangannya masing-masing dari sehi kecepatan armor dan banyak lagi. Beberapa di antara mereka sangat rentan dengan di bagian-bagian tertentu sehingga saat bagian tersebut tertembak, maka kemungkinan untuk hancur menjadi lebih besar. Hal ini tentu saja membuatmu mesti berhati-hati saat memposisikan kendaraanm saat berhadapan dengan para musuh. Strategi yang jitu harus benar-benar kalian susun dengan baik agar bisa meminimalisir kerusakan kendaraan. Mempelajari map, memaksimalkan fungsi masing-masing kendaraan, sampai memutuskan musuh mana yang harus dikalahkan terlebih dahulu bakal menjadi “makanan” kalian selama bermain.
Setiap kendaraan juga memiliki kekuatan special mereka masing-masing yang untuk bisa mengaktifkannya, gamer harus mengumpulkan power up yang ada di beberapa bagian peta. Tentu saja tidak mudah untuk mendapatkannya karena, berbagai musuh terutama yang sedang berpatroli bakal terus mondar-mandir di dekat power up tersebut. Kembali strategi kalian dalam bergerak dan membaca situasi menjadi hal yang krusial dalam permainan. Dengan membaca pola pergerakan musuh kamu bisa menentukan kapan dan pergerakan yang bagaimana yang harus dieksekusi. Keberadaan power up ini juga sangat terbatas sehingga para gamer terpaksa harus irit-irit dalam menggunakannya.
15
Namun tenang saja, tak hanya power up yang bisa menolong kendaraanmu. Dalam game ini juga terdapat sejumlah skill yang bisa digunakan untuk memperkuat kendaraanmu. Sama seperti permainan sejenis, skill ini akan merujuk pada kemampuan Healing dan juga Shield serta berbagai bantuan seperti ranjau atau Molotov yang bisa digunakan di saat terdesak. Jadi tak hanya jeli membaca situasi pertempuran, gamer juga harus jeli terhadap atribut dan skill dari kendaraan yang digunakan. Karena dengan begitu pemain bisa benar-benar memaksimalkan fungsi kendaraan tanpa harus beresiko mengalamai kerusakan parah atau bahkan hancur lalu memenangkan pertempuran.
Tak hanya itu saja, pemain juga bisa melakukan upgrade senjata pada tiap kendaraan untuk daya serang yang lebih mematikan. Namun tentu saja tidak ada upgrade yang gratis, gamer harus membelinya dengan sejumlah uang. Lalu bagaimana cara mendapatkan uang? Di sinilah kemampuan bisnis kalian diuji. Dalam Winterstate pemain harus melakukan penjualan berupa bahan pangan untuk mendapatkan sejumlah uang di pos-pos tertentu. Beberapa barang berharga sangat tinggi tergantung permintaan dari tiap pos tersebut. Dengan begitu gamer juga dituntut untuk melakukan eksplorasi guna mendapatkan berbagai macam suplai makanan untuk bisa mendapatkan sejumlah uang. Atau buat kalian yang gak mau capek-capek keliling area yang tentu saja beresiko terkena serangan, ada pilihan IAP yang bisa digunakan untuk mempercepat proses upgrade.
5sd5Verdict
Hadir dengan kualitas grafis yang sangat baik, game ini memastikan permainan yang memanjakan mata setiap para pemain. Lingkungan yang ada benar-benar disajikan secara mendetail, namun tentu saja untuk mendapatkan kekuatan yang maksimal ini harus didukung dengan kemampuan perangkat mobile kalian. Sebuah game yang cocok tak hanya akan menguji kemampuan strategi kalian tetapi juga kemampuan bisnis dari elemen simulasi yang dimilikinya.
Overall Score: 8/10
Developer: PlayRaven
Publisher: PlayRaven
Genre: Vehicular Combat, Strategy
Platform: iOS
Price: Freemium

Review Resident Evil: The Final Chapter, A Not Bad Ending From The Most Successful Game Movie Franchise Ever (So Far)

Berbicara mengenai sepak terjang film adaptasi game di Hollywood, sulit dipungkiri  mereka berada di kasta paling rendah dan opsi terbawah pilihan para sineas untuk diangkat ke layar lebar. Franchise-franchise game dengan reputasi raksasa di berbagai platform terbukti rata-rata rontok kala diadaptasi ke format film, ataupun misal mampu bertahan, kebanyakan  hasilnya tertatih-tatih di tangga box office seraya mengundang rasa kecewa bagi kalangan penyuka game-nya. Tidak percaya, simak saja deretan judul game sukses berikut ini: Street Fighter, Tomb Raider,  Prince of Persia, Silent Hill, Max Payne, Dead or Alive, Hit Man,Warcraft, hingga Assassin’s Creed  yang adaptasi filmnya lebih banyak menuai kritik dibanding pujian, baik dari kalangan penyuka film, pengamat, hingga ke para penggemar game-nya sekalipun.
Hal yang sama pun sebenarnya tidak luput terjadi pada franchise film Resident Evil. Sejak perilisan film satelitnya pada tahun 2002 hingga seri yang terakhir rilis pada tahun 2012, franchise yang hadir nyeleneh dengan mengedepankan tokoh orisinal bernama Alice ini sejatinya tidak pernah mendapatkan pujian dari kalangan kritikus. Meski demikian, seri ini memiliki anomali, di mana tidak seperti kebanyakan ‘sesamanya’, setiap installment film yang diujungtombaki mantan model Milla Jovovich ini tidak pernah menyentuh angka di bawah $100 juta dan selama 15 tahun masa sepak terjangnya, franchise ini ibarat punya perisai pelindung dari kutukan terus menerus yang menimpa film-film adaptasi game.
Kelima film RE juga berhasil menarik simpati kalangan die hard fans seri game rilisan Capcom ini, walaupun kontinuitas filmnya berkembang jauh menyimpang dari versi game-nya, dengan mengerucut pada sosok Alice yang seiring waktu menjelma menjadi seorang manusia super dan juga senjata biologis, sembari makin besarnya skala kehancuran global di Bumi karena wabah zombie karena ulah perusahaan farmasi Umbrella Corporation. Di saga filmnya, memang terdapat tokoh-tokoh penting game-nya, seperti Chris dan Claire Redfield, Albert Wesker, Leon S. Kennedy, Ada Wong, maupun Jill Valentine, namun mereka hanya sebatas sebagai tokoh pendukung saja.
Resident-Evil-The-Final-Chapter-12
Kini, setelah hiatus selama hampir lima tahun sejak kehadiran film kelimanya, installment keenam yang juga merupakan babak akhir franchise ini akhirnya dirilis. Sebagai pengingat, pada RE 5 yang mengusung judul tambahan Retribution, sang heroine yang berhasil berkumpul dengan tokoh-tokoh penting game-nya tersebut bersiap melakukan serangan terakhir dan menghentikan Umbrella Corp untuk selamanya. Kembali dibidani Paul W.S. Anderson yang menggenapkan dirinya duduk di bangku penyutradaraan dalam tiga film RE terakhir, mudah dibayangkan bahwa di film pengentas saganya ini akan menjadi sebuah paket petualangan sarat aksi lainnya, seperti yang sudah ia hadirkan di dua babak sebelumnya.
Dan memang nyatanya demikian, selepas adegan prolog yang berisikan sejarah Umbrella Corp untuk mencuatkan tabir petunjuk samar asal usul sang heroine, film keenam ini  mengetengahkan hal-hal yang tidak jauh berbeda dari seri-seri terdahulu. Di luar dugaan, Anderson bisa dibilang kurang jeli dalam hal menjaga kontinuitas dengan film sebelumnya  (atau sengaja dilakukan untuk membuat sosok Alice tidak harus berbagi porsi besar dengan tokoh-tokoh penting lainnnya). Karena entah mengapa, aksi solo Alice yang ia kedepankan lagi (Ke mana para tokoh lainnya? Dan bagaimana nasib mereka? Yang kebanyakan dari mereka tidak terceritakan lagi). Serangkaian aksi langsung digenjot. Sayangnya, hal ini sempat menjadi blunder tersendiri, di mana tidak hanya ada yang signifikansinya dengan penuturan cerita terhitung lemah, ada juga yang kentara dipaksakan. Belum lagi, seringnya Anderson memberikan close shot di banyak adegan aksi malah terkesan mengganggu kenikmatan menonton, karena bisa membuat pening penontonnya.
Untungnya, dibandingkan installment-installment RE lainnya, skrip babak terakhir ini sudah sedikit tertata. Meski pada paruh awal efek bombastis yang dihadirkan sempat membuat kisahnya agak melelahkan diikuti, tuturan kisah yang lebih berstruktur membuat The Final Chapter mulai bisa dinikmati di paruh keduanya.
Di sini, dengan mengusung formula film bertema game kematian (di mana jumlah karakter makin menciut karena tereliminasi sebelum mencapai babak akhir) seperti yang banyak dianut di film-film babak penuntas saga lainnya apapun sumber kisahnya, Anderson bisa leluasa menyuguhkan komposisi yang seimbang antara porsi adegan aksi dan konflik pokok yang harus diselesaikannya seraya memberi poin-poin jawaban sebab-akibat yang bertebaran di setiap installment RE hingga menuju konflik puncak dan konfrontasi terakhir yang ditujunya. Pada poin ini sang sineas boleh dinilai layak mendapat apresiasi positif atas keberhasilannya menyuguhkan konklusi yang rasanya bakal mendapat simpati fans film RE yang sudah mengikuti dari film pertamanya. Dan, membuat apa yang dibangun serta manuver yang dilakukannya kala mengadaptasi game survival horror fenomenal ini sejak garis start menjadi beralasan.
Sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan, begitulah kesan yang didapat usai menikmati saga penutup RE ini. Harus diakui The Final Chapter meski bisa dibilang mampu menyamai kualitas film pertamanya, tetap  bukan tergolong film yang sangat apik (dibandingkan film-film babak penutup saga lainnya, film ini yang menurut kami paling melelahkan diikuti). Sungguhpun demikian Anderson layak mendapat kredit tersendiri, karena biar bagaimanapun ia sudah mampu menyajikan epik konklusi yang bisa diterima, walaupun masih ada plothole yang mengganjal. Sungguh pun demikian,  meski seakan-akan mengisyaratkan kemungkinan adanya “another final chapter” (ver 2.0 mungkin….LOL) lewat sekelumit adegan epilognya, menurut hemat kami merupakan langkah bijaksana dan lebih baik jika pihak kreator mengakhiri saga RE dengan tokoh Alice ini cukup sampai di sini saja.
Verdict: 3.0

Fallout 4: Far Harbor – Uncover the mysteries in Far Harbor

Fallout 4 merupakan sebuah game fantanstis karena menawarkan petualangan yang hampir tanpa akhir, berbagai misi nan menantang, hingga karakter-karakter yang menarik – semua dikemas dalam dunia post-apocalyptic yang tersaji dengan baik. Setelah menyelesaikan berbagai misi utama, gamer kini diajak untuk kembali berpetualang melalui DLC terbaru yakni Far Harbor. Ekspansi ini menampilkan sebuah pulau baru dengan segudang misi yang harus diselesaikan, plus sejumlah karakter dan faksi baru untuk menambah serunya cerita.
Screen Fallout 4 Far Harbor 13
At the Far Harbor…
Alkisah Nick Valentine dikontak oleh keluarga Nakano yang kehilangan anak perempuannya, Kasumi Nakano, yang ternyata melarikan diri ke Far Harbor. Kalian pun diutus ke sana demi menemukan kembali Kasumi, hanya untuk mendapati bahwa keadaan di lokasi tersebut memanas akibat adanya perseteruan antara 3 faksi yakni Harbormen alias penduduk Far Harbor, kelompok religius yang menamakan diri Church of the Children of Atom, serta Acadia yang menjadi tempat perlindungan para synth. Adanya masalah yang terjadi di antara ketiga faksi tersebut tentu membuat tugasmu menjadi lebih rumit, dan kalian harus menjelajahi setiap sudut Far Harbor untuk menemukan apa sebenarnya alasan di balik pertikaian ketiga faksi tersebut.
Melalui eksplorasi, kamu bakal mengetahui latar belakang dari setiap faksi dan alasan mereka dalam bertahan hidup di Far Harbor melalui berbagai side quest yang tersedia. Tak hanya itu saja, gamer juga bisa menikmati lingkungan yang tersaji dengan detail tinggi berkat penerapan kekuatan grafis yang lebih menawan. Kamu bisa melihat reruntuhan bangunan dalam warna-warna gloomy yang menarik, dengan pencahayaan yang tak kalah berkualitas. Tak hanya itu saja, kualitas audio – baik dari efek suara untuk berbagai aksi yang dilakukan, musik, sampai pengisi suara – dalam game ini dihadirkan dengan kualitas yang sangat baik. Semua fitur tersebut menjadikan permainan Far Harbor terasa lebih seru, sedikit mencekam namun indah dalam waktu yang bersamaan.
Screen Fallout 4 Far Harbor 08
Tapi apalah artinya kualitas audio visual mumpuni tanpa permainan yang menantang. Tak hanya berbagai aksi laga yang dipenuhi adegan tembak-menembak saja, gamer juga disajikan puzzle yang bisa membuatmu menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikannya. Dan melalui ekspansi ini kalian diperkenalkan pada senjata-senjata serta armor baru, seperti senjata yang mirip dengan mata pancing ikan nan terlihat mematikan, armor milik faksi Children of Atom yang powerful, sampai pistol harpoon keren sekaligus mematikan yang menjadi “bintang utama” dalam Far Harbor.
Fallout 4: Far Harbor menambahkan misi-misi seru dalam jumlah besar, dengan setting sebuah pulau bernuansa gloomy yang diliputi misteri. Selain itu, berbagai tambahan senjata dan armor ikut melengkapi serunya permainan yang menawarkan teka-teki menantang untuk diselesaikan. Berpadu dengan visual yang menawan, Far Harbor memberikan tantangan baru yang penuh aksi.
Screen Fallout 4 Far Harbor 06
Overall Score: 8/10
Publisher: Bethesda Softworks
Developer: Bethesda Game Studios
Genre: Action-RPG
Release: Mei 2016
Platform: PC, PS4, XONE

Nintendo Berhentikan Seluruh Produksi Konsol Wii U di Jepang

by Philips Vega on February 3, 2017
Nintendo memutuskan akan segera memberhentikan seluruh produksi konsol Wii U di wilayah Jepang.
Informasi ini didapatkan dari halaman situs resmi Nintendo Jepang dibagian detail model konsol tersebut yang bertuliskan kalimat “Production End” atau “Berhenti Produksi”. Akan tetapi konsol tersebut sebelumnya telah diproduksi hingga dua periode terakhir sebelum akhirnya dihentikan, yang artinya konsol tersebut sudah tidak lagi dibuat dan menjadi akhir dari masa kejayaan konsol Wii U tahun 2017 ini.
Selain itu, dalam laporan finansial Nintendo Jepang yang telah diumumkan kemarin, pihaknya juga menyatakan secara resmi bahwa konsol Wii U telah berhenti produksi di Jepang dan nantinya konsol tersebut hadir dalam dua versi yakni versi bundle dengan game Splatoon dengan Wii U 32 GB dan versi Wii U Deluxe 32 GB.
Sebelumnya Nintendo memang telah mengumumkan rencananya tersebut untuk memberhentikan produksi Wii U pada bulan November 2016 lalu, dimana pemberhentian produksi konsol tersebut akan dimulai pada akhir tahun 2016. Sehingga Nintendo dapat memfokuskan pada produk terbarunya yaitu Nintendo Switch yang telah diumumkan secara resmi beberapa waktu lalu.
Nah, konsol Wii U sendiri pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 dan berhasil menjadi konsol yang paling laris diwilayah Jepang karena memiliki keunggulan yang berbeda dari konsol pesaing. Wii U memang diciptakan oleh Wii U untuk target pemasaran bagi anak-anak dan orang dewasa dimana tentunya tetap memberikan kenyamanan bermain dengan game eksklusif yang diciptakan oleh Nintendo.
Meskipun Wii U berhasil banyak terjual di Jepang, kenyataannya penjualan Wii U diseluruh dunia kalah dengan generasi sebelumnya yakni Wii. Dimana Wii U hanya berhasil terjual sebanyak 13,6 juta unit sedangkan Wii telah berhasil terjual sebanyak 101 juta.

Doom – One of the most impressive first-person shooter

by Philips Vega on February 2, 2017
ITEM REVIEWED
Doom – One of the most impressive first-person shooter 
AUTHOR

Setelah melalui proses pengembangan yang berliku-liku, bahkan sampai mengalami perombakan secara besar-besaran, akhirnya permainan shooter yang sudah dinanti-nantikan kehadirannya oleh kalangan gamer ini pun hadir di pasaran. Uniknya, berbeda dengan Duke Nukem Forever yang juga digarap dalam waktu lama namun malah jeblok di pasaran, Doom justru berhasil memperoleh sukses besar karena mampu mewujudkan sebagian besar ekspektasi gamer akan sebuah permainan yang seru dan menantang. Koq sebagian besar? Betul, karena sayangnya, tidak semua elemen yang dimiliki oleh game tersebut dapat ditampilkan dengan baik sehingga mengurangi kesempurnaannya.
Screen Doom 14
Rise of the Doom Slayer
Doom mengisahkan tentang konflik yang terjadi di planet Mars, di mana sebuah perusahaan raksasa bernama Union Aerospace Corporation berhasil menemukan cara untuk menyerap energi dari Hell (alias neraka) demi mengatasi krisis energi di Bumi. Namun keserakahan salah seorang staff-nya yakni Olivia Pierce membuat para demon “menyebrang” ke planet Mars dan menciptakan kekacauan di mana-mana. Dan satu-satunya harapan manusia berada di tangan Doom Slayer, seorang pejuang legendaris yang sangat ditakuti oleh para penghuni neraka, di mana – setelah mengalahkan sebagian besar demon dan bahkan hampir menghancurkan neraka – berhasil ditangkap dan ditawan di dalam sebuah sarkofagus. Dan kini, setelah terbebas dari kurungannya, kalian sebagai Doom Slayer harus meneruskan tugasnya yang sempat tertunda.
Itulah salah satu perbedaan yang signifikans dari Doom versi terbaru ini dengan para pendahulunya, di mana karakter yang kalian mainkan sekarang ini bukanlah seorang space marine biasa. Hal tersebut dapat menjelaskan bagaimana sang Doom Slayer mempunyai kemampuan yang jauh lebih dahsyat dibandingkan protagonis sebelumnya. Yup, selain handal dalam memakai beragam jenis senjata, ia juga mampu merobek tubuh para demon dengan tangan kosong!! Itulah bentuk dari fitur Glory Kill, di mana setelah melumpuhkan lawan lebih dahulu (tubuhnya akan diliputi cahaya biru) maka gamer dapat melancarkan serangan penghabisan yang brutal. Yang menarik, bukan hanya untuk gaya-gayaan saja, serangan tersebut bakal memulihkan health secara langsung sehingga fungsinya cukup krusial – berbeda dengan mengalahkan musuh dengan cara ditembak seperti biasa, di mana mereka terkadang akan menjatuhkan health item. Terkadang lho, cateet.
Jadi meskipun health milik jagoanmu berada dalam kondisi kritis sekalipun, gamer akan terus diarahkan untuk bermain secara ofensif demi mendapatkan kans untuk memperoleh tambahan “darah” agar bisa bertahan hidup lebih lama, ketimbang lari dan bersembunyi. Dan hal tersebut tentu membuat permainan dalam Doom terasa semakin menarik, terlebih bentuk dari Glory Kill itu sendiri sangat bervariasi tergantung dari posisi kalian sewaktu mendekati lawan. Sekedar info, jurus ini wajib kita gunakan ketika melawan semua boss character sehingga jika gagal dalam melaksanakannya, maka musuh bisa memulihkan sebagian health-nya dan melanjutkan pertempuran. Ugh!!
Screen Doom 07
Lock and Load!!
Ternyata ada alasan tertentu mengapa id Software selaku developer mendesain sang jagoan utamamu dengan kemampuan yang lebih dahsyat dibanding protagonis sebelumnya: karena kehadirannya akan menarik perhatian musuh. Seperti halnya sebuah magnet, begitu Doom Slayer memasuki satu area dan mulai menembak, semua musuh yang ada di sekitarnya akan bergerak ke satu titik yang sama, yakni posisi di mana kalian berada. Hal ini seperti pedang bermata dua: di satu sisi gamer tidak perlu menjelajahi setiap level secara mendalam untuk menemukan para demon, tapi di sisi lain, dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat maka tidak mustahil pada satu poin kalian dihadapkan pada sepasukan musuh yang jauh lebih tangguh sehingga lebih sulit untuk ditumbangkan!!
Namun jangan khawatir karena pihak developer telah menyiapkan “bekal” yang dapat membantu kalian untuk bertahan hidup baik saat menjelajahi planet Mars maupun Hell – apalagi kalau bukan beragam senjata maut yang dapat ditemukan di sepanjang permainan. Tidak hanya itu, tiap senjata juga dibekali dengan beragam upgrade yang akan meningkatkan daya serangnya lebih jauh lagi. Kita ambil Combat Shotgun sebagai contoh: senjata ini dibekali dengan 2 jenis upgrade (dinamakan Mod) yakni Charged Burst yang mempunyai daya serang yang lebih besar, atau Explosive Shot yang dapat menembakkan peluru berisi peledak. Uniknya, tiap Mod memiliki challenge tersendiri di mana jika kita berhasil menyelesaikannya maka kita akan memperoleh keuntungan yang lebih besar!!
Selain dari menghabisi musuh, kalian juga dapat menemukan upgrade dengan menjelajahi setiap sudut area permainan. Doom memang dikenal sebagai seri yang menonjolkan eksplorasi dengan menghadirkan beragam secret item, dan adanya penambahan upgrade yang bisa diperoleh tentu semakin mendorong semangat gamer untuk menjelajahi level demi level permainan.
Screen Doom 04
The Bad News
Meski unggul dalam bidang single player campaign, sayangnya hal serupa tidak dialami oleh mode multiplayer-nya yang mendapat kritikan dari berbagai gaming media. Di samping tidak mampu menyajikan elemen permainan yang sama menariknya dengan mode single player, berbagai masalah teknis mengurangi keseruan pemain ketika menjalani pertempuran. Di antaranya adalah masalah dalam bidang latency yang kurang baik sehingga sering mengganggu jalannya permainan, hingga – menurut salah satu reviewer – hit detection yang kurang baik sehingga banyak serangan dianggap meleset padahal sudah mengenai targetnya. Meski hal ini tentunya sangat disayangkan karena mengurangi kesempurnaan dari shooter game yang satu ini, tapi kekurangan-kekurangan tersebut tidak terlalu signifikans koq. Jadi bagi kalian yang ingin mencari judul FPS yang mampu menyajikan aksi nan berkualitas, jangan ragu-ragu untuk mencoba Doom!!
Overall Score: 8/10
Publisher: Bethesda Softworks
Developer: id Software
Genre: FPS
Release: Mei 2016
Platform: PC, PS4, XONE

PlayWebGame Membawa Dragon Ball ke Indonesia

by Philips Vega on January 13, 2017
PlayWebGame publisher yang telah sukses merilis game-game anime bagi gamers di Indonesia  kembali mempersiapkan game terbaru “DRAGON BALL INDONESIA” sebagai pembuka dan pembawa semangat baru di tahun 2017. Kabar gembira yang sudah sangat dinanti-nantikan segera menjadi kenyataan karena serial Dragon Ball yang legendaris tak lekang zaman dapat dimainkan dalam versi game yang interaktif. Dragon Ball Indonesia (dbi.playwebgame.com) merupakan game Free to Play MMORPG berbasis BROWSER sehingga praktis dan mudah untuk langsung dimainkan.
Setelah proses pemilihan dan persiapan serta penyempurnaan, game yang diangkat dari Manga/Anime terbaik karangan Akira Toriyama “Dragon Ball” siap menghadirkan wahana pertarungan Super Saiyan bagi penggemar anime dan juga gamer di Tanah Air.
Dragon Ball Indonesia direncanakan akan rilis pada :
17 Januari 2016
(Pukul : 14:00 WIB)
Di game ini pemain dapat menghidupkan karakter Goku, Vegeta, Gohan dan kawan-kawan untuk menyelamatkan Bumi. Kamu juga dapat merekrut karakter-karakter dari Dragon Ball yang memiliki beragam Skill, Tipe dan Power yang berbeda-beda. Gameplay dengan system “point and click” dirancang memudahkan pemain untuk mengikuti petualangan mencari BOLA AJAIB dan merasakan pengalaman menjadi salah satu karakter Dragon Ball.
Dragon Ball Indonesia telah memiliki tampilan interface lengkap dengan fitur-fitur RPG menarik serta lokalisasi bahasa sehingga para Saiyan dapat menjalani quest demi quest di map untuk mengumpulkan kekuatan, melawan Monster dan juga berpartisipasi pada kejuaraan TENKA ICHI BUDOKAI. Kamu juga dapat melawan banyak musuh dari berbagai Planet, seperti : Earth, Namek dan Saiyan hingga berbagai macam musuh yang harus kamu kalahkan : Frieza, Cell, Piccolo, Buu dan lainnya.
Mengiringi peluncuran game Dragon Ball Online Indonesia, pemain juga dapat langsung mengikuti EVENT OPEN BETA bertajuk “Gods Power” dengan hadiah yang tentunya saying untuk dilewatkan!
Yeap! Event ini dapat diikuti oleh seluruh player setelah login pada saat Open Beta dimulai. So, pastikan kamu segera create ID pada 17 Januari 2017 dan rebut hadiah 1 unit Laptop dan Gaming Gear Special!!  Selain di website Dragon Ball Indonesia, kamu juga bisa mengikuti info terkini di Fanpage dan Twitter.
Buat para pembaca budiman yang penasaran dengan game ini, berikut kami paparkan sejumlah Feature Key luar biasa seru yang hanya bisa kamu mainkan di game Dragon Ball Indonesia !
MAIN CHARACTER : Pilih Ras kamu dan jadilah yang terkuat !
Untitled-2
Di awal permainan, kamu akan memilih 3 Ras yang dapat kamu mainkan, yaitu : Majin, Android dan Saiyan. Setiap Ras mempunyai keunggulan tersendiri, Ras Majin unggul didalam penggunaan Magic yang sangat kuat, Ras Android sangat unggul dalam Defense atau pertahanan dan mempunyai Long-Range Attack yang kuat, Ras Saiyan sangat Unggul dalam close combat dan mempunya Attack yang kuat.
EXTREME CHALLENGE :
Untitled-3
Dalam Dragon Ball Indonesia kamu dapat melawan seluruh Karakter-Karakter Dragon Ball untuk menguji seberapa kuat kamu melindungi alam semesta. Extreme Challenge terbagi dalam beberapa level dan juga Stage. Di dalam setiap Level kamu harus mengalahkan para musuh di setiap stagenya untuk dapat memasuki Level selanjutnya.
LEGENDARY WARRIOR :
Untitled-4
Legendary Warrior adalah fitur dimana kamu dapat merekrut karakter Dragon Ball untuk menjadi teman di dalam setiap pertarungan yang akan kamu hadapi. Untuk dapat merekrut para Legendary Warrior, kamu diharuskan memiliki Will Proof sebagai bukti bahwa mereka akan mendukung formasi tim kamu . Tidak hanya itu! Kamu juga dapat mengupgrade karakter tersebut untuk menjadi Super Saiyan yang lebih kuat lagi.
Well,  masih banyak lagi fitur-fitur seru yang hanya dapat kamu temui di Dragon Ball Indonesia. Selain itu tentu saja event-event menarik dengan hadiah langsung yang akan sangat membantumu bertualang dan menjadi Saiyan terkuat!
Kamu dapat mendapat lebih banyak Informasi seputar Game Dragon Ball Indonesia di :
–      Official Website : dbi.playwebgame.com
–      Official Fanpage : www.facebook.com/DBIndoPWG/
So, bersiaplah untuk bergabung dengan kami di Dragon Ball Indonesia dan jadilah Saiyan Terkuat di Alam Semesta!