Jumat, 18 November 2016

Mobil Mewah Final Fantasy XV Dijual Rp 6,2 Miliar


Liputan6.com, Tokyo - Tepat 15 hari sebelum dirilis, Audi mengumumkan kehadiran mobil khusus dari gim Final Fantasy XV.
Ini merupakan pertama kalinya perusahaan manufaktur mobil asal Jerman tersebut bekerjasama dengan Square Enix, selaku penerbit dan pengembang dari Final Fantasy XVuntuk memasarkan sebuah mobil.
Berbeda dengan mobil lainnya, supercar tersebut benar-benar mengadaptasi dari konsep dan desain secara utuh dari mobil yang ada di Final Fantasy XV.

Mobil ini sudah lebih dulu tampil di Kingsglaive: Final Fantasy XV. Mobil itu sempat digunakan oleh ayah dari karakter utama Noctis, yaitu Regis Lucis Caelum sebagai armada pribadinya.
Dilansir Kotaku, Senin (14/11/2016), Audi meluncurkan mobil Final Fantasy XV ini dengan nama seri R8. Sayangnya, R8 hanya dijual terbatas di negara Jepang saja. Tidak dipastikan apakah mobil nyentrik nan mewah ini akan dijual di luar Jepang.
Audi R8 edisi Final Fantasy XV akan dijual mulai 29 November 2016, yang juga bertepatan dengan hari peluncuran Final Fantasy XV untuk PS4 dan Xbox One. Soal harga, Audi membanderolnya dengan harga cukup tinggi, yakni US$ 470.000 atau setara dengan Rp 6,2 miliar.
Mobil menjadi armada utama para karakter Final Fantasy XV untuk bertransportasi. Di versi gim-nya sendiri, Noctis dan grupnya mengendarai mobil bernama Regalia. Bahkan, Regalia bisa digunakan sebagai mobil terbang.
Berikut detail dari Audi R8:
(Jek/Isk)

SUMBER :http://tekno.liputan6.com/read/2651819/mobil-mewah-final-fantasy-xv-dijual-rp-62-miliar

Rabu, 16 November 2016

Overwatch Kedatangan Hero Baru yang 'Nakal'

Overwatch Kedatangan Hero Baru yang 'Nakal'

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sekian lama menggoda pemain setia Overwatchberbulan-bulan, Blizzard akhirnya secara resmi perkenalkan karakter baru mereka bernama Sombra.

Berdasarkan penjelasan resmi Blizzard yang tim Tekno Liputan6.com kutip, Sabtu (5/11/2016), Sombra memiliki kemampuan stealth dan serangan yang dapat melumpuhkan lawan.

Dengan kemampuan ini, gamer dapat menggunakannya untuk menembus garda depan lawan dengan lebih mudah dan cepat. 

Lebih lanjut, Blizzard menjelaskan kalau Sombra memiliki 5 kemampuan khusus, yakni senapan yang dapat dia gunakan untuk menembak lawan dalam jarak dekat.

Kemampuan 'Hack' dapat menghentikan musuh, atau item penyembuh yang akan digunakan. Sombra dapat membuat dirinya tak terlihat oleh lawan dalam batas waktu tertentu, sekaligus meningkatkan kecepatannya berkat 'Thermoptic Camo'.

Sombra juga memiliki 'Translocator' yang bila dilempar dapat digunakan sebagai titik kembali pemain saat akan berpindah lokasi.

Kemampuan terakhir yang ia miliki adalah 'EMP', dengan ini ia dapat menghancurkan penghalang, perisai, dan meretas seluruh lawan yang berada di dalam jarak ledakannya.



Kapan Blizzard merilis Sombra secara global? Untuk saat ini, Blizzard masih belum memberikan informasi lengkap, kapan Sombra dapat gamer mainkan di Overwatch.

SUMBER : http://tekno.liputan6.com/read/2644520/overwatch-kedatangan-hero-baru-yang-nakal

Pekan Depan, Gamer Bisa Main Overwatch Gratis!

Pekan Depan, Gamer Bisa Main Overwatch Gratis!

Liputan6.com, California - Tidak seperti gim-gim Blizzard lainnya yang menawarkan fitur free trials dan coba bermain terlebih dahulu, Overwatch tidak menawarkan opsi tersebut kepada pemainnya.

Sebaliknya, banyak gamer harus mengandalkan beragam ulasan Overwatch dari reviewerternama, atau mengambil keputusan untuk langsung membeli dan memainkan gim tersebut secara langsung.

Kabar baiknya, Blizzard memberikan kesempatan emas untuk gamer yang masih penasaran dan ingin mencoba Overwatch, sebelum akhirnya memutuskan untuk membelinya atau tidak.

Seperti yang dikutip dari situs resmi Blizzard, Minggu (13/11/2016), studio gim yang berbasis di California, Amerika Serikat ini akan gelar program free weekend (akhir pekan gratis) untuk para gamer antusias.

Dalam ajang yang diadakan pada 18 November hingga 21 November 2016 ini, gamer akan diberikan kesempatan untuk mengakses seluruh konten Overwatch

"Pada free weekendgamer bisa memainkan seluruh 22 heroes dan 13 lokasi yang tersedia di berbagai modus, seperti Quick Play, Custom Games, dan Weekly Brawl. Tak hanya itu, karakter pemain pun dapat naik level, mendapatkan Loot Boxes, dan membuka
berbagai pilihan kostumisasi yang ada di dalam gim Overwatch," ungkap Blizzard.

Menariknya, program free weekend ini tak hanya berlangsung untuk pengguna konsol, namun akan berlaku untuk pengguna PC juga. 

Disebutkan, bagi gamer yang ingin membeli gim ini setelah program tersebut berakhir akan mendapatkan pilihan untuk menyimpan dan menggunakan karakter yang sudah dia mainkan sebelumnya.

(Ysl/Isk)

SUMBER : http://tekno.liputan6.com/read/2649693/pekan-depan-gamer-bisa-main-overwatch-gratis

Selasa, 15 November 2016

Review Clash Royale – Spin-off Clash of Clans yang Sangat Gemilang

Rasanya saya tak perlu menulis panjang lebar lagi untuk memperkenalkan Clash Royalekepada kamu semua. Saya cukup yakin, saat ini popularitas dari game spin-off Clash of Clans tersebut sudah terdengar hingga ke telinga kamu. Mungkin kamu sendiri juga sudah mulai memainkannya di perangkat Android maupun iOS kesayangan.
Terhitung dua bulan semenjak soft launch pada Januari kemarin, pamor Clash Royalesebagai game strategi yang cukup potensial sebetulnya sudah bisa dirasakan. Hal itu tak lepas dari bayangan nama besar Clash of Clans yang memang terbukti sangat populer dan memiliki basis pemain cukup besar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Untungnya, popularitas Clash of Clans dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Supercell. Lewat presentasi gameplay yang seru serta warna-warni dengan sederet karakter yang familier, Clash Royale telah menjadi sebuah fenomena yang membuat nama francis Clashmakin populer. Posisi Supercell di belantika game mobile pun semakin tak tergoyahkan.

Strategi Penuh Intrik yang Mengena di Hati

Clash Royale | screenshot 1
“Booom!!”
Mengulang sedikit penjelasan saya dalam ulasan preview sebelumnya, hal menarik yang saya temukan dalam Clash Royale adalah menyaksikan upaya Supercell dalam menghadirkan spin-off Clash of Clans. Clash Royale benar-benar terasa baru tanpa menanggalkan ciri khas Clash of Clans yang menjadi andalan Supercell.
Berhubung gameplay strategi berbasis asynchronous (sistem online di mana pemain saling menyerang secara bergiliran) sudah cukup melekat dengan francis Clash of Clans,kali ini Supercell mencoba hal baru dengan elemen real time combat. Kehadiran elemen ini justru membuat Clash Royale begitu seru, liar, dan penuh dengan kejutan!
Clash Royale merupakan kombinasi antara game real time strategy dengan permainan tower defense yang skala permainannya dibatasi dalam sebuah arena berukuran kecil. Dalam pertarungan arena ini, masing-masing pemain memiliki tiga menara yang harus mereka jaga: satu menara kastel utama dan dua menara yang lebih kecil di kedua sisi.
Clash Royale | screenshot 2
Sebagai sang raja, tugasmu adalah berduel menghancurkan menara-menara tadi dengan tumpukan kartu summon yang semuanya memerlukan eliksir untuk diaktifkan. Tak hanya digunakan untuk memanggil pasukan darat dan udara saja, tumpukan kartumu juga bisa diisi dengan mantra sihir, struktur bangunan, dan kartu pasukan jenis hero yang sangat langka.
Karena fungsi eliksir tadi begitu penting, otomatis kamu juga perlu berfokus mengatur pembagian meteran eliksir yang akan terisi secara perlahan di sepanjang pertandingan. Semakin banyak eliksir, makin besar kesempatan kamu untuk mengeluarkan kartu terkuat dari dalam deck. Dan bila kamu mengombinasikannya dengan kartu lain di saat yang tepat, maka bukan tidak mungkin jika serangan tersebut nantinya bakal merepotkan lawan.
Kombinasi permainan yang begitu taktis tadi membuat Clash Royale terlihat seperti sebuah game adu strategi yang sangat brilian dan juga sulit untuk ditebak. Meskipun tujuannya adalah menggulingkan pemain lain, namun sering kali kita tak pernah bisa memprediksi hasil akhir permainan karena adanya faktor lain yang bisa jadi akan membalikkan keadaan.
Clash Royale | screenshot 3
Melihat kembali replay pertandingan kita dan mempelajari letak kelemahan deck kartunya adalah hal wajib agar bisa meraih Arena lebih tinggi
Mengakali musuh dan membuatnya rugi kehilangan banyak eliksir merupakan salah satu dari sekian banyak strategi yang membuat intrik permainan Clash Royale begitu sulit untuk dijelaskan. Bahkan jika kamu beruntung, berjudi dengan sisa eliksir kamu di detik-detik akhir permainan juga berpotensi membuatmu menang, asalkan musuh saat itu benar-benar lengah membaca taktik terakhir kamu.
Saya akui di sini ada kepuasan tersendiri jika kita berhasil mengakali musuh terhebat dan membuatnya kalah hanya karena selisih satu menara saja. Namun jika kita sudah mulai membicarakan kekalahan yang terjadi secara berulang-ulang, ada baiknya kamu untuk tidak larut memikirkannya hingga terbawa ke dalam perasaan.
Intinya, apa pun hasil akhir dari pertandingan, kalah atau pun menang, ini semua hanyalah soal seberapa cerdik kamu berkelit dari strategi serangan lawan dan membalasnya dengan taktik yang kamu punya. Bila kamu sudah berada di tingkatan yang lebih lanjut, ada baiknya untuk rehat sejenak sambil mengumpulkan kartu serta strategi apa lagi yang efektif di arena berikutnya. Karena…

Seru Sekaligus Menyenangkan di Awal, Namun Penuh Darah dan Keringat di Bagian Pertengahan

Clash Royale | screenshot 4
Wizard of the Coast perlu berhati-hati dengan keberadaan permainan kartu Elixirs: The Gathering
Ya, judul yang saya tulis di atas kira-kira adalah penggambaran untuk menjelaskan aspek grinding dari permainan Clash Royale. Sama halnya dengan game freemium lain yang mengandalkan fitur leaderboard match, persaingan Clash Royale di tingkat lebih tinggi memerlukan komitmen yang tidak sedikit dari para pemainnya. Apalagi jika ia bernafsu menjadi yang paling hebat.
Mereka yang sama sekali tidak pernah mengeluarkan uang sepeser pun jelas menjadi korban dalam permainan leaderboard match semacam ini. Mengapa? Karena untuk bisa “bertahan hidup” di tingkat Arena yang lebih tinggi (Arena 7 dan Arena 8), diperlukan kartu dengan level yang cukup serta deretan upgrade kartu Epic yang sama sekali tidak mudah untuk didapatkan.
Kesabaran dan komitmen bermain jelas menjadi hal yang diuji dalam permainan freemiumsemacam ini. Pasalnya, untuk bisa membuka peti saja kamu perlu menghabiskan waktu berjam-jam dan hasilnya sendiri belum tentu sesuai dengan apa yang kamu inginkan.
Clash Royale | screenshot 5
“Ahh… Prince! Akhirnya aku mendapatkan kamu juga!!! Terima kasih dewa RNG!!”
Untungnya Supercell menyediakan dua cara alternatif bagi pemain yang menginginkan perolehan kartu jenis Epic untuk keperluan upgrade. Cara pertama adalah dengan membeli kartu yang diinginkan lewat penawaran harian.
Meskipun instan, namun cara ini memerlukan jumlah koin emas yang tidak sedikit, sehingga ujung-ujungnya kamu perlu untuk membeli IAP koin demi menambah pundi-pundi keuanganmu. Apalagi mengingat harga kartu jenis Epic yang dijual sama sekali tidak murah.
Untuk mendapatkan 2.000 keping emas saja, kamu perlu sedikitnya 120 Gem yang bisa kamu peroleh dengan pembelian dua paket Fistful of Gems seharga Rp30.000. Itulah harga yang kamu butuhkan untuk satu kartu Epic dalam permainan Clash Royale.
Clash Royale | screenshot 6
Walaupun cukup membantu, namun cara ini sering dimanfaatkan oknum kutu loncat yang kerjanya hanya minta kartu terus pergi begitu saja
Cara kedua adalah meminta koleksi kartu pemain lain yang tergabung dalam satu Clan. Walaupun dengan cara ini kamu tidak mendapatkan kartu Epic (karena hanya bisa meminta kartu maksimal berjenis Rare, dan Common), namun setidaknya kamu bisa melengkapi kebutuhan upgrade kartu lainnya dengan cara ini.
Terlepas cara mendapatkan kartu jenis Epic yang sangat sulit tadi, terus terang saya tidak mau ambil pusing untuk mengejar ambisi menjadi yang terhebat dan terkuat dalam gameini. Sama halnya seperti faktor kalah dan menang, perolehan kartu tadi hanya saya anggap faktor bonus yang keberadaannya sendiri sama menghiburnya dengan menyaksikan rekaman replay duel antar pemain dalam fitur TV Royale.
Terus terang saya berharap Supercell kelak juga menambahkan opsi crafting kartu seperti yang saya temui dalam permainan Hearthstone. Meskipun Supercell belum mengumumkan rencana implementasi fitur crafting, namun tetap saja opsi mendaur ulang kartu yang tak lagi terpakai untuk mendapatkan kartu lainnya sesuai keinginan merupakan fitur yang penting dalam sebuah game kartu online.

Terbantu oleh Karakter Clash of Clans yang Sangat Kuat

Clash Royale | screenshot 7
Dengan semakin terkenalnya karakter-karakter ini, sekarang hanya tinggal menunggu karakter game Clash muncul di seri animasi
Sebagai sebuah game spin-off yang dibuat dari cetak biru Clash of Clans, saya akui Clash Royale banyak terbantu oleh pesona milik karakter yang begitu mengakar di benak pikiran para pemain Clash of Clans. Mungkin karena dampak dari menonton iklan animasi Clash of Clans yang digarap secara apik, saya pun bisa dengan mudah mengenali karakter tertentu berdasarkan suaranya saja. Mulai dari Hog Rider dengan teriakannya yang flamboyan, sang Barbarian, bahkan P.E.K.K.A. dengan baju besinya yang berisik.
Di luar apakah nantinya kesuksesan Clash Royale sanggup mengalahkan kakaknya, Clash of Clans, yang jelas karakter game ini sudah cukup kuat untuk dilepas ke dalam game spin-offlain dengan embel-embel Clash di bagian depan judulnya. Saya sendiri sudah tidak sabar untuk menunggu hal itu terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya.

Kesimpulan

Clash Royale | photo
“Peringatan! Ini adalah racun, Kawan!”
Secara keseluruhan, Clash Royale merupakan sebuah game strategi yang sangat menarik untuk dicoba para pengguna perangkat mobile. Baik bagi mereka yang sama sekali belum pernah bermain Clash of Clans, maupun yang sudah tiga tahun lebih mendedikasikan waktunya untuk terus bermain Clash of Clans saja (behh … hardcore sekali kamu!).
Walau progres bermainnya tergolong lambat karena waktu membuka peti hadiah yang lama dan juga leveling kartu yang sangat merepotkan, namun saya tidak memungkiri bahwa Clash Royale mempunyai formula permainan yang efektif untuk membuat matamu menatap layar perangkat mobile selama beberapa saat.
Bagi kamu yang mendambakan sebuah game strategi dengan elemen taktik yang seru dan menantang, Clash Royale jelas menjadi game yang wajib untuk direkomendasikan kepada kamu. Namun seandainya kamu adalah gamer yang cenderung kompulsif dan selalu berambisi menjadi yang terdepan dalam persaingan leaderboard, maka Clash Royale akan menjadi adiksi baru yang dapat menggerogoti waktu dan juga dompetmu secara perlahan. Waspadalah!
SUMBER : https://id.techinasia.com/review-clash-royale

Review Overwatch – Semua Bisa Jadi Pahlawan

Akhirnya game karya Blizzard yang sangat ditunggu-tunggu ini dirilis juga! Sejak pertama kali diumumkan dua tahun laluOverwatch telah sukses menarik minat begitu banyak orang di seluruh dunia, termasuk saya. Dengan desain karakter yang unik, gaya visual menyerupai film animasi Pixar, serta dukungan nama besar Blizzard, Overwatch terlihat betul-betul menjanjikan.
Sebenarnya saya sempat skeptis terhadap Overwatch karena khawatir konten yang disajikan tidak sebanding dengan harganya yang mahal. Game FPS online tanpa konten single playerbegini menurut saya lebih pas sebagai game free-to-play. Tapi bagaimana setelah mencoba sendiri, apakah kualitasnya sepadan dengan hype yang begitu besar? Mari simak di bawah. (Spoiler: jawabannya YES.)
Overwatch | Screenshot 1

Selamat datang di objective gaming

Overwatch memadukan first person shooter dengan gaya permainan objektif yang biasa ditemui pada game bergenre MOBA/ARTS seperti Dota 2. Dalam Overwatch, tujuan bermainmu bukanlah untuk membasmi semua musuh, tapi menjalankan misi/objektif tertentu. Membunuh musuh hanya salah satu jalan mencapai misi tersebut dan bukan jaminan untuk memenangkan game.
Pada dasarnya misi dalam Overwatch hanya terbagi menjadi dua jenis, yaitu Attack dan Defense, namun terdapat variasi dengan kebutuhan taktik berbeda-beda. Misalnya, misi Defense di control point akan berbeda dengan misi Defense untuk melindungi payload (kendaraan bermuatan) yang sedang berjalan. Ada juga misi yang mengharuskan kedua tim sama-sama melakukan Attack dan memperebutkan satu control point di tengah arena.
Overwatch | Screenshot 2
Konsep misinya simpel, namun terasa kompleks karena variasi map serta hero di dalamnya yang begitu banyak. Ibarat Dota 2, misinya hanya satu jenis yaitu menghancurkan Ancient, sehingga kesuksesan benar-benar bergantung pada pemahaman hero, penguasaan medan perang, serta skill pemain. Kompleksitas dalam kesederhanaan tersebut membuat Overwatch berpotensi jadi game yang sangat kompetitif.
Nuansa kompetitif ini didukung oleh sistem reward yang memanjakan pemain dengan skilltinggi. Semakin baik kamu bermain, semakin banyak pula experience yang kamu dapat. Saat level up, kamu akan mendapat Loot Box berisi bermacam-macam item kosmetik. Mengoleksi kosmetik dalam game multiplayer begini tentunya sangat menyenangkan.
Overwatch | Screenshot 3
Tidak hanya Loot Box saja, Overwatch juga memiliki sistem highlight yang menunjukkan permainan terbaik dalam pertandingan. Semua partisipan akan menonton siaran highlighttersebut begitu pertandingan selesai, jadi berhasil “masuk TV” adalah sebuah kebanggaan yang patut dikejar. Kamu pasti akan terpacu untuk berlatih dan bermain lebih jago.

Siapa pun bisa jadi pahlawan

Overwatch mengusung tema yang kental dengan unsur kepahlawanan, dan satu hal yang perlu kita pahami adalah bahwa definisi “pahlawan” bagi tiap orang bisa berbeda-beda. Pahlawan tidak harus jago menghajar orang jahat dengan kekuatan super. Seorang dokter yang merawat pasien hingga sembuh, seorang seniman yang menginspirasi, bahkan pedagang yang menafkahi anak-anaknya, itu juga pahlawan.
Overwatch | Screenshot 4
Begitu pula dalam Overwatch, kamu tidak harus jadi penembak jitu yang jago menghabisi musuh untuk jadi pahlawan. Terdapat 21 hero yang bisa kamu pilih, dan setiap hero bisa berkontribusi dengan caranya sendiri-sendiri. Memahami peran hero dan merancang kerja sama yang baik adalah hal terpenting dalam Overwatch.
Kamu ingin membasmi musuh dari tempat-tempat tersembunyi? Pilihlah hero sniperseperti Widowmaker atau Hanzo. Lebih suka maju merangsek di antara kepungan musuh? Gunakan hero ofensif seperti Soldier: 76 atau Reaper. Komposisi tim tak akan komplit tanpa hero tank dan support yang bertugas menangkal serangan lawan, oleh karena itu hero seperti Reinhardt dan Mercy pun bisa populer meski keduanya tak ahli membunuh.
Overwatch | Screenshot 5
Kita didorong untuk membentuk tim yang seimbang dan variatif dalam Overwatch. Bahkan game ini akan memberi saran/peringatan ketika kita memilih hero, sehingga kita tahu peran apa yang sebaiknya diisi demi permainan optimal. Jadi kalau di layar sudah terpajang tulisan “no tank heroes” tapi tidak ada satu orang pun yang mau memilih hero tank, jangan heran apabila timmu kalah dengan tragis.

Kualitas polesan kelas satu

Blizzard tidak main-main dalam membuat Overwatch jadi game yang terpoles dengan sangat baik. Kamu bisa lihat dari kualitas visual yang memukau, kontrol permainan yang intuitif dan sangat responsif, serta desain kosmetik yang keren dan menggiurkan untuk dipamerkan. Tapi tidak berhenti sampai di situ saja.
Overwatch | Screenshot 6
Unsur terbaik dalam Overwatch yang wajib diacungi dua jempol adalah kualitas matchmaking di dalamnya. Tidak seperti game sebelah di mana untuk mencari match bisa makan waktu sampai sejam, pengalaman rata-rata matchmaking saya dalam Overwatchhanya butuh waktu beberapa belas detik saja. Sebuah hal yang menurut saya luar biasa.
Kamu juga tak perlu khawatir ada orang keluar di tengah pertandingan, karena begitu ada pemain keluar maka server otomatis akan menggantinya dengan pemain lain secara instan. Kita memang bisa keluar masuk match sesuka hati, tidak harus selalu ikut dari awal. Dan berhubung misi dalam Overwatch sangat simpel, kamu tidak akan bingung meski baru bergabung di tengah-tengah pertandingan.
Overwatch | Screenshot 7
Kalau kamu sedang sial dan kebetulan mendapati waktu matchmaking yang agak lama, kamu akan dimasukkan ke mode skirmish yang isinya hanya arena kosong tanpa objektif. Selagi menunggu matchmaking, kamu bisa mencoba-coba hero, atau menjelajahi arena untuk dipelajari. Mengingat lokasi item penyembuh dan lokasi sniping bisa membantumu memenangkan game lo!

Mendorong komunitas positif

Overwatch adalah game yang benar-benar fun. Di atas saya mengatakan bahwa Overwatchberpotensi jadi sangat kompetitif, namun nuansa utama yang akan kamu rasakan saat bermain adalah bahwa game ini dibuat untuk bersenang-senang. Kalau menang rasanya sangat memuaskan, tapi kalau kalah ya sudah, lanjut saja ke match berikutnya.
Overwatch | Screenshot 8
Fitur komunikasi dalam Overwatch ditata sedemikan rupa sehingga mendorong komunikasi yang positif dan saling mendukung. Kamu akan menemukan bahwa quick chat yang paling sering digunakan adalah sapaan “Hello” dan memberi tahu durasi cooldown jurus ultimate, karena dua hal itulah chat yang paling mudah diakses. Dengan gameplay bertempo cepat begini, mengetik untuk trash talking pun rasanya ribet.
Begitu pula saat pertandingan selesai. Kamu akan dihadapkan pada replay berisi highlight keren, serta layar berisi statistik para pemain dengan kontribusi terbesar. Kemudian kamu bisa commend (memuji) pemain yang menurutmu jago, termasuk pemain dari kubu lawan, dengan satu kali klik saja. Overwatch mengajak kita bersikap apresiatif terhadap orang lain, dan ini harus ditiru oleh semua game online di muka bumi.
Overwatch |Screenshot 9

Kesimpulan

Setelah membaca ulasan di atas sepertinya kesimpulan saya sudah bisa ditebak. Overwatchadalah bukti bahwa Blizzard masih belum kehilangan tajinya sebagai developer game papan atas, dan wajib kamu mainkan kalau kamu menyukai FPS maupun MOBA. Untuk game yang satu ini saya berani mengatakan: the hype is real, baby!
Meski demikian saya masih merasa bahwa game ini sedikit terlalu mahal. Edisi reguler harganya US$40 (sekitar Rp543.000), tapi hanya tersedia dalam bentuk digital dan khusus untuk PC. Sementara edisi yang umum beredar adalah Overwatch: Origins Edition yang biasa dijual di Indonesia seharga sekitar Rp670.000. Mengeluarkan uang segitu untuk gamekhusus multiplayer begini rasanya agak berat juga sih.
PlayStation Store Link (Asia): Overwatch: Origins Edition, Rp814.000
(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)
SUMBER : https://id.techinasia.com/review-overwatch